Viral Kebun Pisang Rusak Parah, Sang Pemilik Marah Gegara Acara Motor Trail

Sabtu, 13 Januari 2024 – 11:40 WIB

Bandung – Beredar video memperlihatkan seorang pemilik kebun pisang marah gegara tanah miliknya digunakan acara motor trail. Hal tersebut menjadi viral di media sosial.

Baca Juga :

Bikin Geram, Bule Bertato di Bali Kembali Berulah

Dilansir akun Instagram @mood.jakarta, Sabtu 13 Januari 2024. Dalam unggahan tersebut terlihat seorang pemilik kebun pisang marah dan meminta ganti rugi kepada peserta acara motor trail.

Baca Juga :

Bos ChatGPT Sam Altman Nikahi Pacar Prianya, Oliver Mulherin

‘Maaf pak nanti di ganti, tapi jangan marah-marah pak, karena ini ada panitianya, nanti dari saya diganti juga dan panitia juga digantikan,” ungkap sang perekam ketika berbincang dengan sang pemilik kebun pisang.

Baca Juga :

BNI Bantu UMKM Cau Chocolates Perluas Pasar ke Luar Negeri, Begini Caranya

Terlihat dalam video tersebut, diperkirakan lebih dari 50 pengendara motor trail yang terlibat dalam acara tersebut. Selain itu juga, jalannya menjadi berlumpur akibat acara motor trail.

Sang pengunggahan menjelaskan awal mulanya melewati perkebunan pisang. Karena terjadi kepadatan motor trail di jalur yang sudah ditentukan panitia, hingga akhirnya para peserta mulai melebar mencari jalan alternatif. Selain itu juga ia menjelaskan lebih lanjut, bahwa kebon pisang yang sudah rusak bisanya akan diganti oleh panitia.

Atas kejadian tersebut mengundang beragam komentar dari netizen sebagai berikut:

Viral Kebun Pisang Rusak Parah, Sang Pemilik Marah Gegara Acara Motor Trail

“bukan masalah uangnyaa, tapi nanemnya itu lohh mereka usaha biar mereka tumbuh dan berbuah tapi malah dirusak.”

“Hobi boleh, tapi jgn merusak lingkungan orang lain. Kasian mereka yang mencari uang dgn menjual pisang DLL.”

“Apa se ngedadak ini ya. Kalau emang ada panitia gitu pasti nya udah ada ijin dari pemilik tempat tersebut ya, apalagi ini bukan tempat umum/hutan, kok se enaknya lewan kebon orang ya?.”

“Bukan salah panitia, salah lu pada yg melebar ga mau lewati jalur yang disediakan panitia. Katanya suka yg ekstrim tapi cari jalur alternatif.”

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *