Ternyata Pengunjung Tewas Dianiaya dan Disiram Air Cabai oleh Sekuriti Ancol Bukan Pencuri

Selasa, 8 Agustus 2023 – 17:27 WIB

Jakarta – Kapolsek Pademangan Kompol Binsar Hatorangan Sianturi menegaskan hasil olah TKP dan penyelidikan, bahwa Hasanudin (42) pria yang tewas dianiaya oleh beberapa orang sekuriti Ancol bukanlah pencuri sebagaimana  yang dituduhkan.

Binsar menegaskan pihaknya sama sekali tidak mendapati adanya bukti pencurian.

“Sejauh ini, kami tidak menemukan bukti bahwa korban (Hasanudin) ini melakukan pencurian,” ujar Binsar dalam keterangannya, Selasa, 8 Agustus 2023.

Binsar mengatakan, Hasanudin saat itu hanya pengunjung Ancol biasa namun dituduh pencuri oleh sekuriti.

Baca Juga :

Tawuran Maut Pecah di Cinere Jelang Subuh, Satu Pemuda Tewas Dibacok Pakai Arit

Tersangka pengeroyokan wartawan di Ancol

Korban yang digiring ke pos sekuriti kemudian dipaksa mengaku sebagai pencuri dengan cara dianiaya dan kemudian korban meninggal dunia.

“Memang korban masuk ke area dengan berjalan kaki. Saksi satu, yakni T melihat gerakan korban yang mencurigakan, lalu diamankan dan dibawa ke posko dan diinterogasi,” ujarnya.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Pademangan  Iptu I Gede Gustiyana mengatakan Hasanudin datang ke kawasan Ancol untuk berwisata pada Sabtu 29 Juli 2023, namun berujung dirinya tewas dianiaya.

Para sekuriti Ancol hanya mencurigai korban berdasarkan gerak-geriknya saja di saat para sekuriti Ancol sedang mendapatkan tekanan dari manajemen lantaran banyak terjadi kasus pencurian dengan pelaku yang tidak diketahui

Usai mengamankan Hasanudin, para sekuriti merasa tidak puas karena tidak ditemukan satu pun barang bukti dan terus melakukan berbagai penganiayaan kepada korban dengan harapan korban akan mengaku,

Para sekuriti yang masing-masing berinisial P (35), H (33), K (43), S (31) dan A (DPO) marah dan melampiaskannya dengan menganiaya Hasanudin secara brutal.

Penganiayaan yang dialami Korban juga salah satunya adalah menyiram air cabai ke luka yang ada di tubuh korban.

Baca Juga  Ben White Buka Suara Soal Perdebatan Kiper Arsenal

Setelah korban terlihat lemas, tidak berdaya dan mulai hilang kesadaran, dua dari lima pelaku memasukkan Hasanudin ke dalam mobil untuk dilepaskan di luar kawasan Ancol.

Di dalam perjalanan, Hasanudin ternyata meninggal dunia.

Polisi pun kemudian bergerak cepat dan menangkap empat dari lima pelaku yakni P, H, K, dan S, kemudian ditahan di rumah tahanan Polsek Pademangan.

Satu pelaku berinisial A masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO). Saat ini, polisi tengah mengejar buron tersebut.

Polisi menjerat para pelaku berupa Pasal 170 ayat (2) ke-3e KUHP dan atau Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman pidana selama 12 tahun penjara.

Baca Juga :

Korban Tewas Penganiayaan Sekuriti Ancol Ternyata Kader Partai Perindo

Ilustrasi pembunuhan.

Seleb TikTok Ini Rela Jadi Pembunuh Demi Tutupi Skandal Seks Sang Ibu

Seleb TikTok Mahek Bukhari diduga menjadi otak kasus pembunuhan yang menewaskan Mohammed Hasim Ijazuddin dan Saqib Hussain yang keduanya masih berusia sekitar 20 tahunan.

img_title

VIVA.co.id

8 Agustus 2023



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *