Status Gunung Ruang Turun Jadi Siaga, Bandara Sam Ratulangi di Manado Kembali Beroperasi

Senin, 22 April 2024 – 19:25 WIB

Manado – Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado akhirnya kembali bisa beroperasi usai ditutup sementara imbas erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) Sulawesi Utara (Sulut).

Humas Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Manado Yanti Pramono mengatakan, kegiatan operasional kembali bandara tersebut dilakukan lantaran melihat kondisi gunung api itu sudah mulai membaik dengan status turun dari Level IV (Awas) menjadi Level III (Siaga).

“Kegiatan operasional Bandara Sam Ratulangi kembali dibuka normal setelah sebelumnya ditutup akibat dampak sebaran abu vulkanik Gunung Ruang mulai pada pukul 12.00 Wita,” ujar Yanti dalam keterangannya pada Senin 22 April 2024.

Yanti menjelaskan, kebijakan tersebut telah disepakati bersama setelah diadakan rapat koordinasi dengan stakeholder lainnya seperti Airnav Indonesia, BMKG, hingga maskapai penerbangan.

Baca Juga :

Belasan Kali Erupsi di Gunung Api Ile Lewotolok Lembata NTT

Gunung Api Ruang di Kabupaten Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara

Kendati demikian, hasil rapat itu pun memutuskan bahwa Bandara Sam Ratulangi Manado akan ditetapkan kembali beroperasi terhitung pada Senin 22 April 2024 pukul 12.00 Wita. “Berdasarkan hasil rapat koordinasi yang dipimpin oleh Otband Wilayah VIII dengan instansi lainnya diputuskan operasional Bandara Sam Ratulangi dibuka kembali,” katanya

Dia menjelaskan, pembukaan bandara ini tidak hanya berdasarkan rapat sejumlah instansi tersebut. Namun, pembukaan kembali bandara ini juga merujuk dari laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang menetapkan status Gunung Ruang menjadi turun yakni siaga.

“PVMBG yang telah menetapkan bahwa erupsi Gunung Ruang sudah pada level statusnya turun bukan awas lagi artinya sudah pada Level III atau siaga,” katanya.

Status Gunung Ruang 

Baca Juga  Tingkatkan Patroli pada Jam Rawan Selama Warga Mudik

Status Gunung Ruang di Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara (Sulut) telah ditetapkan menjadi turun dari Level IV (Awas) menjadi Level III (Siaga). Aktivitas vulkanik gunung api itu terpantau menurun disampaikan langsung oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

“Aktivitas Gunung Ruang diturunkan dari Level IV (Awas) menjadi Level III (Siaga) terhitung mulai tanggal 22 April 2024 pukul 09.00 Wita,” kata Kepala PVMBG Hendra Gunawan dalam keterangannya, Senin 22 April 2024.

Hendra menjelaskan bahwa sebelumnya Gunung Ruang telah ditetapkan berstatus Awas (Level IV) pada Rabu 17 April 2024. Namun berdasarkan pemantauan pada hari ini Senin 22 April 2024 pukul 00.00 Wita-06.00 Wita terlihat potensi bahaya dikategorikan masuk dalam skala kecil.

“Potensi bahaya saat ini berupa erupsi skala kecil, dengan sebaran material erupsi terbatas di sekitar puncak. Tercatat jumlah gempa vulkanik dalam (VTA) 5 kejadian dan gempa vulkanik dangkal (VTB) 14 kejadian,” katanya

Diketahui, Bandara Sam Ratulangi ditutup selama 5 hari sejak Kamis 18 April 2024 pukul 06.00 Wita. Penutupan ini lantaran sebaran abu vulkanik Gunung Ruang yang sempat menyebar ke Manado dan berpotensi mengganggu penerbangan.

Baca Juga :

Gencarkan Promosi, Langkah Sandiaga Pulihkan Pariwisata Gunung Ruang usai Erupsi

[dok. Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VIII Manado]

Aktivitas Gunung Ruang Mereda, Operasional Bandara Sam Ratulangi Kembali Normal

Mulai hari ini, Senin, 22 April 2024, operasional Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi di Manado kembali di buka dan beroperasi normal.

img_title

VIVA.co.id

22 April 2024



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *