Respons Mahfud MD soal Kasus Pemerasan Pimpinan KPK ke SYL Naik Penyidikan

Senin, 9 Oktober 2023 – 14:37 WIB

Jakarta – Menko Polhukam RI Mahfud MD buka suara soal laporan dugaan pemerasan yang dilakukan oleh pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada mantan Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo. Diketahui, laporan dugaan pemerasan tersebut kini sudah berada di tahap penyidikan di Polda Metro Jaya.

Baca Juga :

KPK Periksa Direktur Alat dan Mesin Pertanian dalam Kasus Korupsi Kementan

Mahfud menjelaskan kalau dirinya sampai dengan saat ini masih berkoordinasi dengan KPK dan Polda Metro Jaya terkait dugaan laporan tersebut.

“Saya terus berkoordinasi dengan KPK maupun dengan Polda agar ini selesai dengan benar dan baik,” ujar Mahfud kepada wartawan, Senin 9 Oktober 2023.

Baca Juga :

Tak Terima Jadi Tersangka Korupsi Rp 2,1 Triliun, Karen Agustiawan Lawan KPK

Gedung KPK (Foto Ilustrasi)

Mahfud menyebutkan kalau dugaan pemerasan pimpinan KPK kepada SYL itu dilakukan sesuai dengan prosedurnya. Dia memastikan penyelesaian kasus tersebut dilakukan secara profesional.

Baca Juga :

KPK Ungkap Alasan Keluarga Syahrul Yasin Limpo Ikut Dicegah Keluar Negeri

“Kalau masalah yang menyangkut KPK dan Polda, saya kira sudah ada prosedur-prosedur dan semuanya sudah berkomunikasi dengan saya untuk diselesaikan dan dilalui secara profesional,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya menaikkan status kasus pemerasan yang dilakukan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penanganan kasus korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2021 ke penyidikan.

“Selanjutnya direkomendasikan untuk dinaikkan status dari penyelidikan ke tahap penyidikan,” ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Sabtu, 7 Oktober 2023.

Syahrul Yasin Limpo Temui Ketua KPK Firli Bahuri Lagi Main Badminton

Syahrul Yasin Limpo Temui Ketua KPK Firli Bahuri Lagi Main Badminton

Adapun status kasus naik setelah dilakukan gelar perkara. Kata Ade, gelar perkara itu dilakukan kemarin. Meski begitu, belum ada tersangka dalam kasus ini. Pihaknya kini akan mencari siapa sosok tersangka dalam kasus tersebut.

Baca Juga  Polri Kerja Sama dengan PPATK Bakal Bentuk Satgas Anti-Politik Uang agar Tiada Dusta

“Selanjutnya akan diterbitkan sprint penyidikan untuk melakukan serangkaian tindakan penyidikan,” kata dia lagi.

Halaman Selanjutnya

“Selanjutnya direkomendasikan untuk dinaikkan status dari penyelidikan ke tahap penyidikan,” ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Sabtu, 7 Oktober 2023.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *