Program Makan Siang-Susu Gratis Bukan Mengada-ada, Bukan karena Kasihan

Kamis, 18 Januari 2024 – 17:24 WIB

Jakarta – Wakil Komandan Golf TKN Prabowo-Gibran, Eli Sinaga mengatakan program makan siang dan susu gratis yang diusung pasangan capres-cawapres nomor urut dua, Prabowo Subianto dan dan Gibran Rakabuming Raka tidaklah mengada-ada. 

Baca Juga :

Jokowi dan Prabowo Gabung jadi Alasan Pilpres 2024 Satu Putaran

Hal itu ditegaskan Eli saat menerima deklarasi dukungan dari Relawan Baraya Gemoy di depan kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Kamis, 18 Januari 2024.

Awalnya, Eli mengatakan Prabowo-Gibran merupakan satu-satunya pasangan yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju. Keduanya juga merupakan sosok yang selalu memperhatikan kebutuhan dan masalah rakyat, salah satunya soal gizi.

Baca Juga :

Prabowo: Pemerintah RI Tengah Negosiasi Beri Bantuan RS Lapangan untuk Palestina

Paslon nomor 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming di Paku Integritas KPK

“Presiden dan wakil presiden yang mampu membawa Indonesia terbang tinggi di masa Indonesia emas 2045, yang memperhatikan kebutuhan dasar dan akan menjawab persoalan bertahun republik ini yaitu persoalan gizi,” kata Eli di depan relawan. 

Baca Juga :

Prabowo ke Prajurit Kapal RS yang Dikirim Bantu Palestina: Jaga Kehormatan Indonesia dan TNI

Dia lantas menjelaskan, program makan siang dan susu gratis itu bukanlah program yang mengada-ada. Eli juga menampik bahwa program itu diusung lantaran kasihan dengan kondisi rakyat Indonesia.

“Program makan gratis dan minum susu bukanlah program yang mengada-ada, bukan program yang semata-mata karena kasihan, bukan,” ucapnya. 

“Itu program yang mendasar sebagai dasar supaya sumber daya manusia kita ke depan adalah sumber daya yang bisa mengisi setiap kemajuan yang akan dibangun saat Indonesia Emas 2045,” ujar Eli.

Halaman Selanjutnya

“Itu program yang mendasar sebagai dasar supaya sumber daya manusia kita ke depan adalah sumber daya yang bisa mengisi setiap kemajuan yang akan dibangun saat Indonesia Emas 2045,” ujar Eli.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *