Pertamina Menangkan Kontrak dengan Exxonmobil Garap Lapangan Banyu Urip

Jumat, 11 Agustus 2023 – 21:56 WIB

Jakarta – Pertamina melalui PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling), yang merupakan afiliasi PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina, kembali memenangkan kontrak kerja sama dengan Exxonmobil Cepu Limited (EMCL).

Baca Juga :

Saksi Ungkap Ada 7 Kali Perubahan Kontrak Proyek BTS 4G, Hakim: Perusahaan Apa Itu, Ndak Kredibel

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto menjelaskan, penandatanganan kontrak pengadaan rig untuk pengeboran Banyu Urip Infill Clastic ini, adalah representasi dari kesuksesan kolaborasi antara EMCL, PHE, dan PDSI.

“Yakni untuk mempercepat pendapatan rig sehingga jadwal pengeboran dapat dimajukan dari yang semula September 2024 menjadi Februari 2024,” kata Dwi dalam keterangannya, Jumat, 11 Agustus 2023.

Baca Juga :

Peringkat di Daftar Fortune Global 500 Naik, Posisi Pertamina Lampaui Tesla hingga Hitachi

Ladang minyak milik ExxonMobil Cepu Limited

Senada, Direktur Pertamina Drilling, Rio Dasmanto mengatakan, dengan penandatanganan kontrak ini, hal itu menegaskan bahwa Pertamina Drilling telah mencapai level yang lebih tinggi.

Baca Juga :

Peringkat 141, Pertamina Satu-satunya Perusahaan Indonesia di Fortune Global 500

“Dan tentunya sejalan dengan Visi Pertamina Drilling menjadi perusahaan drilling dan energi services standar kelas dunia,” kata Rio.

Dia menjelaskan, Pertamina Drilling berkomitmen untuk terus mengutamakan aspek Health Safety Environment, operation excellent, good corporate governance, dan pelayanan kelas dunia dengan implementasi AKHLAK sebagai core value perusahaan.

Halaman Selanjutnya

Untuk mengulangi prestasi pada kerja sama sebelumnya, Pertamina Drilling akan menggunakan Rig PDSI #40.3 yang berspesifikasi rig cyber electric VFD system dengan kapasitas 1500 HP. “Keunggulan rig ini adalah fast walking/skidding, compact rig dan batch drilling,” ujar Rio.

img_title



Quoted From Many Source

Baca Juga  Elon Musk Lebih Tertarik Investasi ke Australia Ketimbang Indonesia, Alasannya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *