Peminat Mobil Jenis Ini Tumbuh Pesat di 2023

Jumat, 19 Januari 2024 – 10:58 WIB

Jakarta, 19 Januari 2024 – Industri otomotif Indonesia mengalami pasang surut di tahun 2023. Meskipun secara keseluruhan penjualan mobil secara retail (dari diler ke konsumen) mengalami penurunan sebesar 1,5 persen dibandingkan tahun 2022, ternyata tidak semua jenis kendaraan merasakan penurunan ini.

Baca Juga :

Terpopuler: 3 Mobil Listrik BYD Mengaspal di RI, Indonesia Pasar Nomor 1 BMW

Beberapa faktor seperti pelemahan ekonomi global, kenaikan harga BBM, dan persaingan ketat turut mempengaruhi daya beli masyarakat dan berimbas pada penurunan penjualan.

Segmen yang paling terkena dampak, yakni di segmen Multi Purpose Vehicle (MPV), Sport Utility Vehicle alias SUV, City Car, dan Hatchback. Penjualan gabungan segmen ini tercatat turun dari 565.837 unit di 2022, menjadi 545.633 unit di 2023.

Baca Juga :

Jadwal SIM Keliling DKI Jakarta, Bogor, Bandung Jumat 19 Januari 2024

Namun, di tengah tren penurunan ini, ada beberapa segmen lain yang justru mengalami peningkatan penjualan yang cukup signifikan: Hal itu terlihat dari penelusuran VIVA Otomotif, di data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo.

VIVA Otomotif: Pameran GIIAS 2023

Baca Juga :

Pemerintah Berencana Naikkan Pajak Kendaraan Bermotor, Netizen: Nafas Pajakin Juga Pak!

Segmen pikap kabin ganda mencatatkan pertumbuhan penjualan yang fantastis, sebesar 32 persen. Angka ini melonjak dari 19.023 unit di 2022 menjadi 25.072 unit di 2023.

Kenaikan ini ditopang oleh beberapa faktor, di antaranya: tren penggunaan kendaraan niaga yang semakin meningkat, terutama di sektor logistik dan distribusi.

Sementara itu, segmen Low Cost Green Car (LCGC) juga mampu bertahan di tengah pelemahan daya beli masyarakat terhadap kendaraan bermotor.

Penjualan LCGC mengalami peningkatan sebesar 10 persen, dari 180.172 unit di 2022 menjadi 198.564 unit di 2023.

Baca Juga  Polri Kerja Sama dengan PPATK Bakal Bentuk Satgas Anti-Politik Uang agar Tiada Dusta

Segmen lain yang juga turut menikmati porsi lebih banyak adalah sedan. Kerap disebut-sebut sebagai mobil kaum kaya, jenis kendaraan ini angka penjualannya naik 9 persen dari 8.206 unit di 2022 menjadi 8.944 unit di tahun lalu.

Jenis kendaraan yang mengalami pertumbuhan paling tinggi di 2023, yakni yang masuk ke dalam kategori penggerak empat roda alias 4×4. Jumlahnya bertambah 37 persen, dari 7.898 unit di 2022 menjadi 10.837 unit di 2023.

Halaman Selanjutnya

Sementara itu, segmen Low Cost Green Car (LCGC) juga mampu bertahan di tengah pelemahan daya beli masyarakat terhadap kendaraan bermotor.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *