Pabrik Senjata Jerman Seret Finlandia ke Pengadilan

TEMPO.CO, Jakarta – Pembuat senjata Jerman Heckler & Koch telah mengajukan pengaduan ke Pengadilan Pasar Finlandia atas pembelian senjata langsung Finlandia dari produsen lokal. Langkah Finlandia itu dinilai melewati aturan persaingan.

Perusahaan Jerman itu menuduh pasukan pertahanan Finlandia melanggar aturan kompetisi Finlandia dan Uni Eropa dengan perjanjian sepuluh tahun. Kesepakatan itu dibuat pada Maret bersama dengan Swedia. Isinya mencakup kesepahaman untuk membeli senapan serbu dan pistol lainnya dari pembuat senjata Finlandia Sako Ltd, yang dimiliki oleh Beretta Italia.

“Pengadaan langsung yang dimaksud berarti bahwa Angkatan Pertahanan Finlandia tidak dapat mengundang tender untuk pengadaan pistol hingga 2053 dan dapat memperolehnya dari Sako,” tulis Heckler & Koch dalam pengaduannya, seperti dilansir Reuters pada Selasa, 8 Agustus 2023.

Heckler & Koch mengacu pada tiga opsi perpanjangan tujuh tahun 2053 di kesepakatan antara pasukan pertahanan dan Sako.

Baik Finlandia dan Swedia perlu memperbaharui persenjataan standar pasukan mereka. Finlandia dengan senapan serbu RK 62 dan RK 95 yang sebagian besar dibuat oleh Sako. Sementara, Swedia dengan AK 4 dan AK 5, yang sebelumnya adalah senapan perang versi buatan Swedia oleh Heckler & Koch. 

Finlandia belum mengungkapkan berapa banyak pistol yang ingin diperolehnya berdasarkan perjanjian tersebut, tetapi secara keseluruhan ia memiliki ratusan ribu pistol yang disimpan untuk kekuatan masa perang sebanyak 280.000 tentara.

Kedua negara Nordik memutuskan untuk bergabung dengan aliansi militer NATO bersama tahun lalu, sebagai tanggapan atas invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, dan juga meningkatkan kerja sama pertahanan timbal balik mereka dalam bentuk pembelian peralatan bersama untuk meningkatkan interoperabilitas.

Pasukan pertahanan Finlandia mengatakan pengadaan mengikuti pengecualian Finlandia dan Uni Eropa untuk aturan kompetisi atas dasar kepentingan keamanan nasional.

Baca Juga  Jemaat Khidmat Jalani Ibadah Natal di Gereja Katedral

Iklan

“Pengadaan telah dilakukan sebagai pengadaan langsung, sehingga kemampuan perbaikan kerusakan yang diperlukan, pemeliharaan dan pengetahuan produksi tersedia dalam semua kondisi dalam waktu respons tertentu,” kata pasukan pertahanan Finlandia dalam pernyataan email kepada Reuters. 

Pihak pasukan pertahanan Finlandia menambahkan Sako adalah satu-satunya produsen industri pistol di Finlandia dengan kapasitas produksi yang memadai.

Heckler & Koch GmbH belum mengomentari proses tersebut dan tidak mengungkapkan apakah pihaknya telah mengajukan keluhan serupa di Swedia.

Pengadilan Pasar Swedia atau Pengadilan Administratif Stockholm tidak menemukan keluhan tertunda oleh perusahaan Jerman tersebut dalam pendaftaran mereka.

REUTERS

Pilihan Editor: Putra Raja Thailand Ini Tiba-tiba Muncul di Bangkok setelah 27 Tahun di AS, Ada Apa?



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *