Mitos atau Fakta Konsumsi Obat Lambung Saat Sahur Bikin Puasa Lancar Tanpa Lapar

Selasa, 12 Maret 2024 – 17:16 WIB

JAKARTA  – Sebelum menjalankan ibadah puasa, disunnahkan untuk melakukan sahur dengan mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi. Makan makanan yang tepat saat sahur dapat membantu kita tetap segar dan kuat berpuasa selama kurang lebih 12 jam lamanya. 

Baca Juga :

Ada Tawuran Depan Masjid Usai Tarawih Perdana, Polisi Tingkatkan Intensitas Patroli 

Saat sahur ada banyak orang salah kaprah, memilih untuk mengonsumsi makanan sebanyak-banyaknya. Ada juga yang memilih untuk mengkonsumsi obat lambung agar bisa kuat puasa seharian, meskipun tidak memiliki masalah penyakit lambung atau maag. Lantas bolehkan konsumsi obat maag dengan tujuan seperti itu? Spesialis penyakit dalam, Dr.dr. Irsan Hasan, Sp.PD,KGEH, FINASIM tidak membenarkan aksi seperti itu. 

“Obat lambung itu untuk sakit maag, tujuannya untuk tidak lapar gak cocok. Kalau dia tidak punya sakit maag enggak perlu minum obat itu,”kata dia dalam program Hidup Sehat tvOne, Selasa 12 Maret 2024.

Baca Juga :

Airlangga Hartarto Talks Essence of Ramadan, Being a Devout Person

Dijelaskan oleh Irsan, kandungan obat maag sendiri bersifat basa. Sifat basa tersebut akan membantu menekan asam dalam lambung sehingga menetralkan asam tersebut di dalam lambung.  

“Kalau bicara obat maag itu obatnya sama isinya basa ketemu asam untuk menetralisir asam. Kalau tidak ada masalah dengan asam kenapa dia harus minum obat yang mengandung sifat basa,” ujarnya.

Baca Juga :

Non Muslim, Richard Lee Bikin Program Ramadhan untuk Edukasi Soal Agama Islam

Untuk menu sahur sendiri, diungkap Irsan masyarakat bisa pilih makanan yang rendah lemak. Selain itu juga bisa pilih makanan yang diolah dengan cara rebus, kukus, atau dibakar sehingga dapat membuat lebih kenyang.

Baca Juga  Kata Shin Tae-yong Soal Target Timnas U-23 Indonesia di Piala AFF U-23

“Fakta ini kebalikan dari makanan tinggi lemak. Makanan tinggi lemak membuat lambung bekerja lebih keras. Sementara makanan rendah lemak akan cepat dicerna,” ujarnya.

Selain itu, bagi mereka yang tidak memiliki masalah dengan lambung. Konsumsi daging juga dapat membantu kenyang lebih lama. 

“Makan ini akan membuat kenyang lebih lama dibandingkan karbohidrat gula. Sahur makanan berlemak satu makanan gula yang makan gula rasa laparnya akan lebih cepat daripada makanan berlemak,” kata dia.

Halaman Selanjutnya

“Fakta ini kebalikan dari makanan tinggi lemak. Makanan tinggi lemak membuat lambung bekerja lebih keras. Sementara makanan rendah lemak akan cepat dicerna,” ujarnya.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *