Kaesang Sebut Putusan MK Buka Peluang bagi Gibran untuk Jadi Cawapres

Selasa, 17 Oktober 2023 – 22:19 WIB

Jakarta – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menyebut putusan Mahkamah Konstitusi (MK) membuka peluang bagi kakaknya yang sekaligus Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menjadi cawapres.

Baca Juga :

Yusril Ihza Mahendra: Saya Sudah Siap Jadi Cawapres sejak Tahun 1999

“Mungkin memberi kesempatan juga buat Pak Wali Kota Solo buat nyawapres (nyalon/mencalonkan wakil presiden), saya enggak tahu,” ujar putra bungsu Presiden Joko Widodo itu di kantor pusat PSI di Jakarta Pusat, Selasa, 17 Oktober 2023.

Pada Senin, MK mengabulkan sebagian gugatan terkait usia minimal calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang membolehkan seseorang yang belum berusia 40 tahun mencalonkan diri sebagai presiden atau wakil presiden selama berpengalaman menjadi kepala daerah.

Baca Juga :

Beredar Foto Momen Megawati Tersenyum Lebar Berfoto dengan Mahfud MD

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dipanggil PDIP

Putusan itu juga, menurut Kaesang, sangat bagus karena membuka kesempatan bagi para pemimpin daerah yang masih muda untuk menjadi pemimpin nasional, meski saat ini terbuka bagi kakaknya yang sekaligus Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, untuk berpeluang maju di Pilpres 2024.

Baca Juga :

PDIP Panggil Gibran usai Putusan MK, Agendanya "Tukar Pikiran tentang Berbagai Aspek"

“Bagus, bagus maksudnya juga dalam arti bagi kepala daerah yang umurnya masih di bawah 30. Kan ada beberapa kepala daerah yang bisa mencalonkan juga menjadi presiden dan wakil presiden kan yang umur 25 bisa juga asal menjadi kepala daerah,” ujarnya.
 
Melalui putusan perkara nomor 90/PUU-XXI/2023, MK membolehkan seseorang yang belum berusia 40 tahun mencalonkan diri sebagai presiden atau wakil presiden selama berpengalaman menjadi kepala daerah atau jabatan lain yang dipilih melalui pemilihan umum.
 
Gugatan itu terkait Pasal 169 huruf q Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu sedianya berbunyi, “Persyaratan menjadi calon presiden dan calon wakil presiden adalah: berusia paling rendah 40 (empat puluh) tahun”.

 
Setelah putusan ini, seseorang yang pernah menjabat sebagai kepala daerah atau pejabat negara lainnya yang dipilih melalui pemilu bisa mencalonkan diri sebagai presiden atau wakil presiden meski berusia di bawah 40 tahun. (ant)

Halaman Selanjutnya

Source : VIVA/M Ali Wafa

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *