ISPA Menjadi Ancaman Utama Bagi Jamaah Haji Indonesia

Jumat, 10 Mei 2024 – 14:30 WIB

JAKARTA – Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) kembali menjadi penyakit bagi para jamaah haji Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Agama RI, jumlah jemaah umrah Indonesia tahun 2023 mencapai 1.368.616 orang. Angka ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan jumlah jemaah umrah terbanyak kedua di dunia, setelah Pakistan.

Baca Juga :

Israel Hancurkan 603 Fasilitas Air di Gaza Selama Perang

Ketua Umum PP Perdokhi (Perhimpunan Kedokteran Haji Indonesia), Dr. dr. Syarief Hasan Lutfie, Sp.K.F.R, MARS, AIFO-K mengatakan bahwa penyakit ISPA dan pneumonia masih menjadi penyakit terbanyak yang ditemui pada jamaah haji Indonesia selama penyelenggaraan kesehatan haji di Arab Saudi pada Tahun 2023.

Media Diskusi Kalbe Academia for Media.

Baca Juga :

Embarkasi Solo Akan Berangkatkan 35.977 Jemaah Calon Haji Asal Jateng dan DIY

“ISPA dan pneumonia masih menjadi penyakit terbanyak yang ditemui pada jamaah haji Indonesia selama penyelenggaraan kesehatan haji di Arab Saudi pada Tahun 2023,” kata Ketua Umum PP Perdokhi Dr. dr. Syarief Hasan Lutfie, Sp.K.F.R, MARS, AIFO-K dalam media diskusi di Jakarta, Kamis 9 Mei 2024.

Beliau menuturkan, ISPA dapat menyerang jamaah haji yang berusia lanjut dan memiliki penyakit bawaan (komorbid) dengan risiko yang lebih berat. Hal ini diperparah dengan jamaah yang sering mengabaikan gejala awal dan tidak melakukan tindakan tegas dari gejala tersebut, 

Baca Juga :

Tak Ada Tanda Penyakit Serius, Jhonny Iskandar Sempat Live TikTok Sehari Sebelum Meninggal

“Ketika penyakit flu menyerang orang dengan usia tua dan memiliki penyakit komorbid, hal itu dapat menimbulkan risiko berat,”

Data menunjukkan, sekitar 40% jamaah yang dirawat inap di rumah sakit disebabkan oleh pneumonia. Sedangkan, 67% jamaah yang dirawat di ICU mengalami infeksi saluran napas.

Baca Juga  Megawati Dorong RI dan Negara Asean Kolaborasi Hadapi Tantangan Ketahanan Pangan

Lebih lanjut, Syarief memaparkan hasil studi Balkhy pada 500 pasien jamaah haji, di mana 56% jamaah dengan infeksi saluran napas terbukti disebabkan oleh virus influenza.

Oleh karena itu, Syarief sangat menganjurkan bagi para jamaah haji untuk melakukan vaksinasi influenza sebelum berangkat ke Tanah Suci. Vaksinasi ini menjadi bentuk proteksi diri saat berbaur dengan jamaah dari berbagai negara di Arab Saudi.

Halaman Selanjutnya

Data menunjukkan, sekitar 40% jamaah yang dirawat inap di rumah sakit disebabkan oleh pneumonia. Sedangkan, 67% jamaah yang dirawat di ICU mengalami infeksi saluran napas.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *