HP dan Kalung Emas Raib, Endang Korban Pembunuhan di Pasuruan Diduga Dirampok Orang Dekat

Rabu, 8 November 2023 – 18:13 WIB

Pasuruan – Polisi mendalami kematian mengenaskan Endang, warga Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur yang diduga kuat jadi korban pembunuhan. Menurut polisi, tewasnya Endang karena dibunuh berlatar motif ekonomi dengan perampokan.

Baca Juga :

Endang Tewas Dibunuh di Rumahnya, Ketua RT: Warga Gak Lihat Orang Mencurigakan

Kapolres Pasuruan, AKBP Bayu Pratama Gabunagi menuturkan sejumlah barang berharga milik Endang hilang. Endang adalah warga Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, tewas dibunuh dengan cara mengenaskan pada Selasa, 7 November 2023 kemarin.

Polisi kini sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembunuhan. Diduga kuat ada unsur perampokan yang dilakukan pelaku hingga kemudian tega menikam punggung korban hingga tewas.

Baca Juga :

5 Pembunuh yang Baru Mengakui Kejahatannya Setelah Puluhan Tahun Kemudian

“Untuk barang korban yang hilang ada handphone dan kalung emas. Sehingga sementara ini motifnya ekonomi, sesuai Pasal 365 KUHP junto Pasal 338 KUHP,” kata Kapolres Pasuruan, AKBP Bayu Pratama Gabunagi, Rabu, 8 November 2023.

Ibu rumah tangga di Pasuruan ditemukan tewas di kamar mandi rumah

Baca Juga :

Nasib Anggota TNI Pembunuh Sri Mulyani: Dituntut Seumur Hidup dan Dipecat

Polisi menduga pelaku perampokan disertai pembunuhan adalah orang dekat yang dikenal keluarga korban. Sebab, polisi menemukan dugaan upaya paksa yang dilakukan pelaku untuk masuk ke rumah korban.

Menurut polisi, salah satunya pelaku membobol kunci gerbang, mencongkel kunci pintu dan jendela rumah.

Dalam aksinya, pelaku juga tergolong rapi dalam beraksi. Sebab, tak ada teriakan korban yang terdengar oleh para tetangga di sekitar rumah. Meski demikian, dari hasil pemeriksaan awal, korban Endang tewas ditikam.

ilustrasi jenazah dalam ambulans.

ilustrasi jenazah dalam ambulans.

Bayu menduga dari kondisi jenazah korban, diduga Endang melakukan perlawanan. Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi melihat banyak ceceran darah di dalam rumah korban. Selain itu, ada juga ceceran darah di depan pintu samping rumah korban. Namun, dibersihkan oleh pelaku.

Baca Juga  harga sewa truk kecil di Padang terkini

“Dimungkinkan pelaku ini adalah orang yang dikenal korban. Dan, korban yang membukakan gerbang dan pintu rumah lalu mempersilahkan pelaku masuk ke dalam rumah,” ujar Bayu.

Sebelumnya, Endang ditemukan tewas di dalam kamar mandi rumah oleh sang suaminya, Sugiyono. Ketika itu, sang suami baru pulang bekerja pada Selasa sore. Korban ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan.

Sugiyono terkejut saat masuk rumahnya sudah banyak bercak darah di lantai. Dia pun penasaran mengikuti bercak darah hingga akhirnya syok menuju kamar mandi yang jadi lokasi penemuan jasad istrinya.

Halaman Selanjutnya

Dalam aksinya, pelaku juga tergolong rapi dalam beraksi. Sebab, tak ada teriakan korban yang terdengar oleh para tetangga di sekitar rumah. Meski demikian, dari hasil pemeriksaan awal, korban Endang tewas ditikam.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *