GAC Aion Pakai Teknologi Canggih Untuk Baterai Mobil Listrik Produksinya

Rabu, 8 Mei 2024 – 15:00 WIB

Jakarta – Pabrikan otomotif asal China, GAC Aion saat ini sedang mengembangkan sistem penyimpanan dengan model magasin. Sistem ini tidak hanya memperpanjang jangkauan kendaraan, tetapi juga mempercepat proses pengisian daya untuk kendaraan listriknya.

Baca Juga :

Tekan Emisi Karbon, Kementerian Investasi dan VKTR Hibahkan 3 Bus Listrik ke UGM

Perusahaan mengungkapkan dengan penggunaan teknologi sel baru yang lebih efisien dan modul baterai yang dapat ditukarkan, pengguna bisa dengan mudah memperpanjang jangkauan kendaraan atau mengganti modul baterai yang rusak tanpa harus menunggu waktu pengisian yang lama.

“Hal ini tidak hanya memudahkan pengguna dalam perjalanan mereka, tetapi juga mengurangi waktu henti yang
diperlukan untuk pengisian daya, meningkatkan produktivitas dan kenyamanan,” kata Perusahaan dikutip VIVA Otomotif melalui keterangan resmi.

Baca Juga :

Indonesia and China to Deepen Cooperation in Investment and Manpower

Sebelumnya, GAC Aion menggunakan AEP 2.0 dan saat ini beralih ke AEP 3.0 dengan jangkauan yang lebih baik, ruang yang luas dan system keamanan tingkat tinggi.

Baca Juga :

Nekat Terobos Lampu Merah, Dua Pengendara Motor Ini Adu Banteng

Teknologi pada GAC Aion ini menandai sebuah lompatan besar dalam inovasi teknologi mobil
listrik. Adapun, salah satu fitur terobosan yang ditawarkan AEP 3.0 adalah integrasi teknologi supercar yang belum pernah ada sebelumnya. 

“Hal ini memungkinkan pengguna untuk merasakan sensasi berkendara dan pengendalian yang luar biasa, setara dengan performa supercar layaknya di trek balap,” ujar perusahaan.

Keunggulan lain dari AEP 3.0 adalah penggerak listriknya yang luar biasa. GAC Aion telah berhasil mencapai kecepatan penuh hingga 300 km/jam dengan akselerasi 0-100kpj hanya dalam 4,9 detik untuk penggerak motor
tunggal dan, hanya 1,9 detik untuk penggerak multi-motor. 

Baca Juga  DJ Soda Alami Pelecehan Seksual saat Tampil di Jepang, Beri Peringatan ke Netizen

Ini menjadikan AEP 3.0 sebagai yang terdepan dalam hal kecepatan, baik untuk penggerak motor tunggal maupun multi-motor.

Di dalam AEP 3.0 terdapat juga teknologi kabel X-pin asli dengan model pipih buatan GAC Aion sebagai terobosan lainnya. Selain meningkatkan faktor pengisian, teknologi ini secara signifikan mengurangi kehilangan arus pengisian.

Menggunakan sistem perpindahan multi-mode yang cerdas, motor listrik selalu dapat beroperasi dalam rentang waktu yang lebih efisien, alhasil torsi pun meningkat dari awal dan pada waktu yang bersamaan bisa mengurangi
konsumsi energi pada kecepatan tinggi.

Dengan demikian, AEP 3.0 dari GAC Aion bukan hanya sekadar menghadirkan mobil listrik biasa, tetapi dapat membawa pengalaman berkendara ke level baru yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Ini adalah langkah maju yang signifikan dalam mewujudkan masa depan mobilitas yang berkelanjutan dan berkinerja tinggi.

Sebagai informasi, GAC Aion akan menghadirkan beberapa lini kendaraan listrik terbarunya di Indonesia. Seluruh kendaraan tersebut sudah menggunakan teknologi AEP 3.0 yang lebih safety, lebih hemat dan bisa menjadikannya memiliki jarak jauh.

Halaman Selanjutnya

Keunggulan lain dari AEP 3.0 adalah penggerak listriknya yang luar biasa. GAC Aion telah berhasil mencapai kecepatan penuh hingga 300 km/jam dengan akselerasi 0-100kpj hanya dalam 4,9 detik untuk penggerak motortunggal dan, hanya 1,9 detik untuk penggerak multi-motor. 

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *