Divestasi Saham Freeport Sepaket dengan Perpanjangan Kontrak

Jumat, 29 Maret 2024 – 11:12 WIB

Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif mengatakan divestasi 61 persen saham PT. Freeport Indonesia (PTFI) akan dilakukan sepaket dengan perpanjangan kontrak pertambangan dan kesepakatan penyelesaian pembangunan smelter.

Baca Juga :

Pernah Dampingi Gibran ke Papua, Bahlil Bantah Tudingan Tak Netral

Saat ini, kata dia, Pemerintah Indonesia sedang menegosiasikan divestasi saham sebesar 10 persen, supaya bisa mendapatkan 61 persen saham PTFI.

“Iya, (pembangunan) smelter itu. Kemudian 10 persen divestasi,” kata Arifin Jakarta dikutip Jumat, 29 Maret 2024.

Baca Juga :

Jokowi Yakin Indonesia Bisa Dapat 61 Persen Saham Freeport Indonesia, Meski Alot Negosiasinya

Menteri ESDM Arifin Tasrif [dok. SKK Migas]

Photo :

  • VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya

Dia menegaskan apabila divestasi tambahan 10 persen saham untuk Indonesia itu berhasil, maka PTFI secara otomatis akan mendapat perpanjangan kontrak operasional 20 tahun.

Baca Juga :

Sidang Sengketa Pilpres di MK, Bawaslu Sebut Jokowi Bagi-bagi Bansos Tak Langgar Netralitas

Sehingga, kontrak PTFI yang semula akan habis di tahun 2041, akan kembali diperpanjang hingga tahun 2061.

“Iya (sampai 2061). Kan dia perlu mengeksplorasi ya kan? Smelternya kan baru nih, tahun ini kan start, jadi 2025 lah baru bisa full,” ujar Arifin.

Dia menjelaskan, saat ini pemerintah sedang mematangkan regulasi, yang akan dijadikan dasar untuk melakukan divestasi saham PTFI tersebut.

Mengenai target waktu kapan proses divestasi itu akan tuntas, Arifin memastikan bahwa apabila Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan rampung pada Juni 2024, maka hal itu harus sesuai target tersebut. “Iya harus Juni,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi mengatakan proses negosiasi pemerintah untuk menambah kepemilikan saham PT. Freeport Indonesia (PTFI) sebesar 10 persen masih berlangsung. Sehingga, pemerintah ingin punya saham 61 persen di Freeport Indonesia dari 51 persen.

Baca Juga  Siswi SMP di Medan Dibawa Kabur Pria Kenalannya di Medsos Lalu Diduga Diperkosa

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi usai menerima CEO Freeport, McMoran Richard Adkerson di Istana Negara, Jakarta Pusat pada Kamis, 28 Maret 2024.

“Masih dalam proses negosiasi dan juga persiapan regulasinya. Tapi saya yakin angka itu (61 persen) bisa kita dapatkan. Namanya negosiasi kan udah lama ini, alot. Alot banget,” kata Jokowi di Jakarta pada Kamis, 28 Maret 2024.

Kata Jokowi, negosiasi kepemilikan saham dengan PT. Freeport Indonesia akan diselesaikan secepatnya. Kemungkinan, kata Jokowi, bulan Juni 2024 sudah selesai. “Ini regulasinya rampung dulu baru negosiasinya bisa segera difinalkan. Tapi saya melihat, saya targetkan enggak sampe Juni, secepatnya. Kalau bisa secepatnya paling lambat Juni,” pungkasnya.

Diketahui, Presiden Jokowi menerima CEO Freeport, McMoran Richard Adkerson, Dewan Komisaris PT. Freeport Indonesia Kathleen Quirk, dan Direktur Utama PT. Freeport Indonesia Tony Wenas di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 28 Maret 2024.

“Saya bersama Richard Adkerson dan Kathleen Quirk bertemu Pak Presiden untuk menyampaikan perkembangan terkini dari situasi pertambangan upstream,” kata Tony di Kompleks Istana Kepresidenan.

Menurut dia, laporan yang disampaikan kepada Presiden Jokowi terkait progres smelter Freeport di Gresik, Jawa Timur yang mencapai lebih dari 92 persen. “Dengan harapan bisa selesai Mei dan segera beroperasi pada bulan Juni tahun ini. Nanti akan berproduksi penuh di tahun 2024 ini,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, sempat disinggung juga soal perpanjangan izin tambang PT. Freeport Indonesia saat bertemu dengan Presiden Jokowi tadi. Namun, ia menyebut soal perizinan tidak dibahas secara detail dengan Presiden Jokowi.

“Disinggung sedikit tapi enggak bahas detail. Kan waktunya enggak panjang. Kan itu sudah dibahas sebelumnya,” ungkapnya.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *