Ada 12 Kantong Jenazah Korban Kecelakaan Tol Japek KM 58 Dibawa ke RSUD Karawang

Senin, 8 April 2024 – 10:18 WIB

Cikampek – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Aan Suhanan mengatakan ada 12 kantong jenazah yang dievakuasi ke RSUD Karawang. Jenazah yang dievakuasi merupakan korban kecelakaan di KM 58 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Senin, 8 April 2024, pagi.

Baca Juga :

Contraflow di Tol Cikampek Disetop Buntut Kecelakan Maut di KM 58, Lalin Jadi Padat

“Ada 12 kantong jenazah yang dibawa ke RSUD,” kata Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan di Karawang dilansir Breaking News tvOne, Senin.

Irjen Aan Suhanan mengaku belum bisa memastikan berapa persisnya jumlah korban jiwa dalam kejadian tersebut. Ia hanya menerima laporan bahwa ada 12 kantong jenazah sudah dievakuasi ke rumah sakit. “Nanti yang identifikasi DVI,” ujarnya

Baca Juga :

Irjen Aan Sebut Korban Tewas Kecelakaan di KM 58 Tol Cikampek dari Mobil Grand Max

Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan di Command Center Cikampek

Ia menambahkan bahwa korban jiwa itu paling banyak mengalami luka bakar berasal dari kendaraan minibus Grand Max yang terbakar di ruas tol Cikampek.

Baca Juga :

Kecelakaan di KM 58 Tol Cikampek, 9 Orang Tewas, Polisi Siapkan 12 Kantong Jenazah

Sebelumnya diberitakan kecelakaan lalu lintas terjadi di KM 58 Tol Cikampek arah Jakarta pada Senin, 8 April 2024, pagi, sekira pukul 7.30 Wib. Dua kendaraan jenis minibus diduga pemudik terlibat tabrakan hingga kondisinya terbakar di jalan tol.

Berdasarkan laporan kontributor tvOne di lokasi kejadian, Agung Prasetio, kecelakaan tersebut melibatkan 3 kendaraan. Dimana dua minibus mengalami kebakaran dan satu bus Primajasa dari arah Bandung mengalami kerusakan parah di bagian kaca depan.

Sejumlah mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke TKP untuk memadamkan dua minibus yang terbakar. Sementara bus Primajasa berhasil dipinggirkan ke bahu jalan dan sopirnya sudah diamankan untuk dimintai keterangan. 

Baca Juga  earthquake viral video tiktok

Berdasarkan kronologi yang beredar di media sosial, dua minibus yang terbakar ini berjalan dari Jakarta dengan melintasi jalur contra flow. Salah satu minibus jenis Grand Max oleng sehingga menabrak bus Primajasa yang melaju ke arah Jakarta.

Mobil Grand Max langsung meledak terbakar usai terlibat adu banteng dengan bus Primajasa. Sementara minibus lainnya, Toyota Rush yang ada di belakang Grand Max, hendak menghindari bus malah menabrak Grand Max dan ikut terbakar. 

Halaman Selanjutnya

Sejumlah mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke TKP untuk memadamkan dua minibus yang terbakar. Sementara bus Primajasa berhasil dipinggirkan ke bahu jalan dan sopirnya sudah diamankan untuk dimintai keterangan. 

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *